Perjodohan Paksa Hingga Menemukan Cinta Sejati

Perjodohan Paksa Hingga Menemukan Cinta Sejati

Permasalahan kekerasan dalam rumah tangga( KDRT) kerap kita temui di mana saja, baik di kota ataupun di wilayah. Tidak cuma pada pendamping muda, permasalahan KDRT pula dirasakan suami istri yang telah lama membina rumah tangga. Serta, umumnya, permasalahan ini tidak jauh- jauh dari cerita perjodohan paksa. Karena perjodohan paksa hingga menemukan cinta sejati dari wanita ini sungguh menakjudkan.

Semacam yang dirasakan oleh perempuan asal dari Bandung ini, sebut saja Tina. Ia merupakan korban KDRT yang dicoba oleh mantan suaminya.

Tina serta suaminya dikarunia satu anak yang masih kecil yang mana masih memerlukan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Sayangnya, diusia Toni( nama samaran) yang terbilang masih sangat kecil telah kehabisan kasih sayang dari seseorang bapak. Benar saja, permasalahan ini bermula dari perjodohan paksa.

” Awal mulanya belum siap nikah, tetapi sebab dijodohkan sama orang tua ya saya ingin, sebab buat menutupi permasalahan keluarga pula sesungguhnya,” ungkap Tina kepada Okezone, sebagian waktu kemudian.

Diusia Tina yang masing sangat muda pada waktu itu, ialah 20 tahun, sangat disayangkan sebab dia menikah akibat paksaan dari orangtua.

Tidak salah lagi perjodohan paksa hingga menemukan cinta sejati dari Tina sangat menginspirasi. Tetapi yang lebih disayangkan, permasalahan tersebut timbul sebab ulah kakak Tina yang membuat malu keluarga.

” Kaka saya MBA( married by accident). Jadi biar kakak saya dapat kembali ke rumah tanpa banyak persoalan dari orang sebelah serta buat alihkan orang sebelah dengan perkawinan saya,” ucapnya.

Sayangnya, rumah tangga Tina serta suaminya cuma bertahan 3 tahun, sebab tidak terdapat kecocokan sepanjang mereka membangun rumah tangga plus permasalahan KDRT.” Sebab tidak terdapat rasa cinta dari dini perkawinan serta kecocokan satu sama lain hingga kesimpulannya ia ngelakuin KDRT,” tuturnya.

Sehabis jadi korban KDRT, dia juga kesimpulannya memilah buat berpisah sebabĀ bola pulsa tidak tahan dengan perilaku suaminya. Hebatnya, sehabis itu Tina sanggup menafkahi anaknya sendiri, berfungsi bagaikan bunda sekalian bapak.

Tina juga berkata tidak trauma terhadap laki- laki lain yang sanggup mengambil hatinya serta mau menarik hati Tina.” Nyatanya saya tidak trauma sih sebab saya juga pula dahulu kan dijodohkan secara paksa,” ucapnya.

Beruntung, sehabis hadapi perihal yang tidak di idamkan dalam rumah tangganya dengan suaminya, kesimpulannya Tina memperoleh idaman hatinya yang dapat menerima keadaannya apa terdapatnya. Mereka juga pula silih menyayangi satu sama lain.

Postingan Terpopuler

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *